<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Majelis Tridharma Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.tridharma.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tridharma.org</link>
	<description>Majelis Tridharma Indonesia</description>
	<pubDate>Sat, 05 Apr 2008 02:00:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>8 Tahun Usiaku</title>
		<link>http://www.tridharma.org/13/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/13/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 13:55:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Organisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Hari berganti hari. Bulan berganti bulan. Dan tahun berganti tahun. Tidak terasa bahwa telah sejak 8 tahun yang lalu SiuTao.com hadir di antara kita. Perjalanan yang dilalui bukan perjalanan mudah dan nyaman, banyak rintangan dan halangan sepanjang jalan. Tetapi berkat kerjasama, baik yang sebagai pengelola maupun member, maka segala rintangan dan halangan berhasil diatasi hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari berganti hari. Bulan berganti bulan. Dan tahun berganti tahun. Tidak terasa bahwa telah sejak 8 tahun yang lalu SiuTao.com hadir di antara kita. Perjalanan yang dilalui bukan perjalanan mudah dan nyaman, banyak rintangan dan halangan sepanjang jalan. Tetapi berkat kerjasama, baik yang sebagai pengelola maupun member, maka segala rintangan dan halangan berhasil diatasi hingga hari ini.</p>
<p><span id="more-13"></span></p>
<p>ARTIKEL</p>
<p>Kanal (bagian) ini merupakan kanal yang berisi artikel-artikel Tao. Dan tersedia dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Artikel Bahasa Indonesia berada pada alamat www.siutao.com/indonesia/ dan artikel Bahasa Inggris pada www.siutao.com/english/</p>
<p>FORUM DISKUSI</p>
<p>Kanal ini adalah kanal interaktif diskusi Tao. Pada kanal diskusi, kita dapat berdiskusi Tao dengan semua member yang ada, baik yang Taoyu maupun non Taoyu melalui forum website. Alamat forum diskusi adalah www.siutao.com/diskusi/</p>
<p>MAILING LIST</p>
<p>Kanal ini merupakan kanal diskusi Tao melalui sarana email (mailing list). Kanal ini dapat dikunjungi pada alamat www.siutao.com/groups/ atau www.siutaogroups.com</p>
<p>TAO-TSM</p>
<p>Kanal mandiri ini menyajikan artikel Tao dengan format yang berbeda. Terdapat 2 edisi bahasa untuk kanal ini. Yaitu edisi Bahasa Indonesia pada www.siutao.com/tao-tsm-id/ dan edisi Bahasa Inggris pada www.siutao.com/tao-tsm-en/</p>
<p>INTAN DALAM DEBU</p>
<p>Jika para Taoyu ingin membaca Majalah Intan Dalam Debu kesayangan kita secara online, disinilah tempatnya. Kunjungi Intan Dalam Debu online pada www.siutao.com/idb/</p>
<p>EMAIL DAN CHAT GRATIS</p>
<p>Para Taoyu bisa mendapatkan email gratis dengan alamat username@siutao.net. Alamat email ini memiliki kapasitas 6 Gigabyte, chatting, kalender dan pengolah dokumen online. Email gratis bisa diakses pada www.siutao.com/mail/ atau www.siutao.net</p>
<p>MAJELIS TRIDHARMA INDONESIA</p>
<p>Website dari Majelis Tridharma Indonesia. Alamatnya www.tridharma.org</p>
<p>PAGUYUBAN UMAT TAO INDONESIA</p>
<p>Website Paguyuban Umat Tao Indonesia. Alamatnya www.taoindonesia.org</p>
<p>DIREKTORI KELENTENG</p>
<p>Website yang berisi direktori dan informasi kelenteng. Alamatnya www.kelenteng.com</p>
<p>Disamping dari jumlah kanal yang ada, dari sisi traffik atau kunjungan juga selalu mengalami peningkatan. Saat ini kita menerima lebih dari 1 juta hit dengan ratusan ribu kunjungan.</p>
<p>Namun ini bukanlah akhir dari perjalanan. Perjalanan masih panjang, jauh dan melelahkan. Namun jika kita bisa bersama-sama saling bahu membahu maka perjalanan sesusah apapun pasti terasa menyenangkan.</p>
<p>Salam hangat TAO<br />
Xie Shen En</p>
<p>SiuTao.com<br />
www.siutao.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/13/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Intan Dalam Debu Online</title>
		<link>http://www.tridharma.org/7/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/7/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Feb 2008 13:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bina Umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Kabar gembira bagi kita semua !!!
Kini telah hadir Majalah Intan Dalam Debu versi Online di tengah-tengah kita. Bagi Taoyu-Taoyu yang ingin membaca volume/edisi lama dari Majalah Intan Dalam Debu, terlewat beberapa edisi, atau mengalami kesulitan mendapatkan versi cetaknya, maka Intan Dalam Debu Online hadir untuk Anda.
Alamat Intan Dalam Debu Online adalah:
 http://idb.siutao.com
atau
 http://www.siutao.com/idb/

Intan Dalam Debu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kabar gembira bagi kita semua !!!</p>
<p>Kini telah hadir Majalah Intan Dalam Debu versi Online di tengah-tengah kita. Bagi Taoyu-Taoyu yang ingin membaca volume/edisi lama dari Majalah Intan Dalam Debu, terlewat beberapa edisi, atau mengalami kesulitan mendapatkan versi cetaknya, maka Intan Dalam Debu Online hadir untuk Anda.</p>
<p>Alamat Intan Dalam Debu Online adalah:<br />
<a title="Intan Dalam Debu" href="http://idb.siutao.com"> http://idb.siutao.com</a><br />
atau<br />
<a title="Intan Dalam Debu" href="http://www.siutao.com/idb/"> http://www.siutao.com/idb/</a></p>
<p><span id="more-7"></span></p>
<p>Intan Dalam Debu Online merupakan perpanjangan tangan dari versi cetak. Untuk pengelolaan maka versi online akan selalu berada 1 volume/edisi di belakang versi cetak. Agar memudahkan pembacaan maka struktur Intan Dalam Debu Online dibuat berdasarkan per volume/edisi, sehingga para Taoyu dapat mudah membaca artikel seperti versi cetaknya, per volume/edisi.</p>
<p>Pada Intan Dalam Debu Online, Taoyu-Taoyu bisa didapatkan pula artikel-artikel lama, artikel-artikel terbaru, demikian pula komentar-komentar terbaru. Disediakan pula fasilitas pencarian ( search ) untuk mencari artikel berdasarkan kata kunci yang diinginkan.</p>
<p>Juga terdapat fasilitas RSS Feed, dimana Taoyu-Taoyu bisa membaca isi Intan Dalam Debu Online melalui RSS Reader ( Pembaca RSS ) dari berbagai account Internet, misalnya SiuTaoNet, Yahoo, Google, dsb.</p>
<p>Silahkan Taoyu-Taoyu mengunjungi Intan Dalam Debu Online.</p>
<p>Kami nantikan kehadiran Taoyu-Taoyu semua!</p>
<p>Salam hangat TAO</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/7/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Air, Libido, PIL, WIL, Susah Punya Anak Dan Feng Shui</title>
		<link>http://www.tridharma.org/8/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/8/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 13:48:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bina Umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Air, Libido, PIL, WIL, Susah Punya Anak Dan Feng Shui
Oleh: Suhana Lim
Sepanjang sejarah, kota-kota besar selalu berada didekat sungai dan laut. Ini mencerminkan betapa air sebagai urat nadi kehidupan dan peradaban manusia. Hingga sekarang pun masih saja ada kecenderungan untuk tinggal dekat dengan air (sungai, danau dan laut). Waterfront living tetap menjadi favorit.

Air adalah sesuatu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Air, Libido, PIL, WIL, Susah Punya Anak Dan Feng Shui</p>
<p>Oleh: Suhana Lim</p>
<p>Sepanjang sejarah, kota-kota besar selalu berada didekat sungai dan laut. Ini mencerminkan betapa air sebagai urat nadi kehidupan dan peradaban manusia. Hingga sekarang pun masih saja ada kecenderungan untuk tinggal dekat dengan air (sungai, danau dan laut). Waterfront living tetap menjadi favorit.</p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p>Air adalah sesuatu yang utama dalam feng shui. Hal ini erat kaitannya dengan istilah feng shui itu sendiri. Kalau ditinjau dari katanya, &#8220;feng shui&#8221; itu berarti &#8220;angin dan air.&#8221; Istilah ini pertama kali dipakai pada era Dinasti Jin, dimana ada seorang pakar feng shui bernama Guo Po (276-324 AD). Dalam bukunya yang berjudul &#8220;Zhang Shu&#8221;, beliau menulis &#8220;&#8230;..the wind will disperse the qi while the water wil contain it&#8230;..&#8221; (&#8230;.qi akan terpencar/dibawa oleh angin dan air akan menahan / menampungnya…).</p>
<p>Orang yang tinggal di lingkungan dengan feng shui yang baik ( sungai dan gunung yang baik) umumnya lebih cantik dan tampan. Sebaliknya kawasan dengan banyak sungai yang alirannya berkelok-kelok tajam, akan menghasilkan individu-individu yang tidak sabaran dan pemarah. Jika bentuk gunung-gunungnya tajam dan tidak beraturan, orang-orang disana akan lebih banyak akal, dan cenderung tidak jujur. Apabila aliran airnya tidak beraturan, hampir dipastikan orang-orangnya tidak setia dan relationship nya tidak baik.</p>
<p>Dalam feng shui,unsur air adalah simbol dari mengalirnya kesempatan, finansial dan mempengaruhi kesejahteraan. Unsur air juga merupakan energi dan sumber kehidupan. Tetapi hati-hati, disisi lain air juga merupakan sesuatu yang tidak mudah &#8220;ditebak.&#8221; Oleh karenanya dalam manual Yi Qing ( I Ching), air dikatakan sebagai sesuatu yang tanpa dasar, sesuatu yang tersembunyi, sesuatu yang berada di bawah tanah. Unsur air berkaitan dengan organ ginjal, alat kelamin dan telinga. Keberadaan unsur air pada lokasi yang tidak tepat bukan tidak mungkin dapat mendatangkan berbagai persoalan serius, mulai dari gangguan seksual sampai hadirnya pihak ketiga dalam perkawinan.</p>
<p>Menurut kaidah feng shui, keberadaan air di sebelah kiri rumah (dari depan rumah melihat ke dalam) tidak baik. Keberadaan unsur air didalam rumah dan arah aliran air tertentu disekitar rumah dapat pula menyebabkan bangkitnya energi romantisme dan libido secara berlebihan, yang bukan tidak mungkin memperbesar kehadiran pihak ketiga dalam rumah tangga. Orang ketiga yang dimaksud bisa saja wanita idalam lain (WIL) maupun pria idalam lain (PIL). Dengan makin terbatas dan mahalnya lahan, trend membuat garasi bawah tanah menjadi favorit. Tetapi ada &#8220;bahaya&#8221; tersembunyi yang ditimbulkannya. Bagi pasangan yang mengalami kesulitan untuk punya anak akan semakin sulit mendapatkan bayi yang didambakan. Hal ini karena unsur air dilokasi tersebut sudah hilang.</p>
<p>Hal penting lain, yang berkaitan dengan air, ialah bagaimana kualitas air yang berada di dan disekitar tempat tinggal kita. Berdasar kaidah feng shui, ada air (sungai, danau, laut) yang dikategorikan &#8220;menguntungkan&#8221; dan yang &#8220;merugikan.&#8221; Air dikategorikan &#8220;menguntungkan&#8221; apabila airnya bersih, tidak berbau, alirannya tidak terlalu deras. Kualitas air (sungai, danau, laut) seperti inilah yang dapat mendatangkan keberuntungan bagi kawasan dan orang-orang yang bermukim disekitarnya. Sebaliknya jika airnya kotor, berbau dan alirannya terlalu deras atau tidak mengalir sama sekali, maka efek negatiflah yang akan ditimbulkan bagi lingkungan dan orang-orang yang tinggal disekitarnya. Dalam feng shui, air kotor dapat membuat kita kehilangan uang atau mendapatkan uang dengan cara ilegal / bertentangan dengan hukum. Air yang berbau dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan membuat kita tidak dapat menyimpan penghasilan yang diperoleh.</p>
<p>Jadi tidak semua lokasi yang dekat dengar air dapat memberikan pengaruh positif. Begitu pula tidak senantiasa baik memasukkan unsur air dalam rumah. Air disekitar dan atau didalam rumah tidak selalu berarti uang dan rejeki. Jika tidak tepat penempatannya malah akan mengundang gangguan seksual, datangnya WIL dan PIL serta aneka persoalan lain yang tidak diinginkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/8/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Mawas Diri dan Kesetiaan</title>
		<link>http://www.tridharma.org/9/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/9/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 13:50:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bina Umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 28 Oktober 2007, bertempat di Hotel Wisata di kota Palembang, telah diadakan suatu seminar dengan judul Mawas Diri dan Kesetiaan.
Seminar ini dilaksanakan oleh Pamorplus ( Capability and Morality Plus ) yang bekerjasama dengan Majelis Tridharma Indonesia DPW Palembang dan Paguyuban Umat Tao Indonesia DPD Palembang.

Seminar ini diikuti oleh 35 orang peserta, dan berlangsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 28 Oktober 2007, bertempat di Hotel Wisata di kota Palembang, telah diadakan suatu seminar dengan judul Mawas Diri dan Kesetiaan.</p>
<p>Seminar ini dilaksanakan oleh Pamorplus ( Capability and Morality Plus ) yang bekerjasama dengan Majelis Tridharma Indonesia DPW Palembang dan Paguyuban Umat Tao Indonesia DPD Palembang.</p>
<p><span id="more-9"></span></p>
<p>Seminar ini diikuti oleh 35 orang peserta, dan berlangsung dari pagi jam 09.00 hingga selesai jam 15.30, diselingi oleh makan siang bersama dan coffee break.</p>
<p>Tujuan dilaksanakannya seminar ini adalah meningkatkan moralitas dalam wujud nyata, melalui metode mawas diri dan revisi diri, sehingga diharapkan para peserta seminar benar2 bisa merasakan dan melaksanakan mawas diri yang sebenarnya, dan dengan begitu bisa selalu melaksanakan revisi diri menuju pencapaian manusia yang lebih sempurna.</p>
<p>Ditambah lagi materi tentang pentingnya Kesetiaan didalam kehidupan bermasyarakat serta kehidupan beragama.</p>
<p>Pembicara utama adalah Pimpin Lika, Andi Hartono dan Tio Januar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/9/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Mustika Feng Shui</title>
		<link>http://www.tridharma.org/10/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/10/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2007 13:51:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bina Umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Tiga Mustika Feng Shui
Oleh: Suhana Lim
Dalam sistim pengobatan tradisionil Tionghoa, dikenal apa yang disebut sebagai “San Bao” atau “tiga mustika”, yaitu: jing (ginjal), qi (paru-paru) dan shen (otak). Jing, qi dan shen ini merupakan faktor penting yang sangat berharga karena menentukan tingkat kesehatan seseorang.

Begitu pula dalam feng shui terdapat “tiga mustika” atau “san bao.” Yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga Mustika Feng Shui<br />
Oleh: Suhana Lim</p>
<p>Dalam sistim pengobatan tradisionil Tionghoa, dikenal apa yang disebut sebagai “San Bao” atau “tiga mustika”, yaitu: jing (ginjal), qi (paru-paru) dan shen (otak). Jing, qi dan shen ini merupakan faktor penting yang sangat berharga karena menentukan tingkat kesehatan seseorang.</p>
<p><span id="more-10"></span></p>
<p>Begitu pula dalam feng shui terdapat “tiga mustika” atau “san bao.” Yang menjadi “tiga mustika” feng shui ialah faktor “thian (langit), di (bumi) dan ren (manusia).” Ketiga faktor tersebut merupakan dasar-dasar yang sangat menentukan dalam kehidupan kita.<br />
Diantara ketiga faktor tadi, mana yang paling dominan dan penting? Jawabnya tidak ada. Tiga-tiganya sama penting dan dominan karena saling berkaitan dan mempengaruhi.</p>
<p>Thian (langit):</p>
<p>Faktor thian merupakan semua hal yang diluar kontrol kita, sesuatu yang tidak mungkin kita rubah. Kita tidak dapat memilih untuk dilahirkan sebagai pria atau wanita. Begitu juga kita tidak bisa memilih untuk dilahirkan di keluarga bangsawan atau sebagai rakyat jelata. Tidak mampu memilih terlahir di keluarga yang kaya raya atau keluarga rata-rata atau keluarga miskin. Mustahil juga untuk memilih dilahirkan sebagai etnis apa dan atau di negara mana.</p>
<p>Waktu kita dilahirkan juga termasuk dalam faktor thian, karena waktu kelahiran juga menentukan bagaimana perjalanan hidup yang akan kita alami. Teknik dan cara menganalisa perjalanan hidup berdasarkan saat kelahiran (jam, tanggal, bulan dan tahun) disebut pat che / ba zi / four pillars.</p>
<p>Faktor ini kerapkali disebut sebagai suratan nasib, suratan takdir, dan istilah lainnya. Apapun istilahnya, faktor thian ini mencakup segala hal yang tidak bisa kita rubah. Faktor pertama ini mengontrol, mengatur 1/3 (sepertiga) jalan kehidupan kita.</p>
<p>Di (bumi):</p>
<p>Faktor kedua yang tidak kalah penting dikenal sebagai faktor di atau bumi. Jika faktor thian (langit) tidak dapat kita atur, maka faktor di (bumi) masih bisa kita rubah. Faktor di ini adalah yang kita kenal sebagai feng shui.</p>
<p>Faktor di (bumi) ini tidak kalah pentingnya karena juga mengatur atau mengontrol 1/3 (sepertiga) jalan kehidupan kita.</p>
<p>Kita dapat menentukan jenis rumah, lokasi dimana kita bermukim. Berdomisili di kawasan yang kumuh dan semerawut akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Tinggal di daerah yang tingkat kriminalitasnya tinggi sudah pasti akan memperbesar kemungkinan jadi korban kejahatan.</p>
<p>Dua orang bayi dilahirkan pada saat yang sama. Bayi pertama dibesarkan di negara yang sudah maju sementara bayi kedua dibesarkan di negara yang terbelakang. Sudah pasti perjalanan nasib keduanya akan beda. Tingkat kesehatan, pendidikan, kesempatan, kesejahteraan dan pola hidup bayi pertama sudah pasti akan lebih baik.</p>
<p>Kita dapat memilih dan mengatur untuk tinggal di rumah dengan feng shui yang baik atau tidak, dapat memilih dan mengatur bagaimana kondisi feng shui tempat kerja atau usaha kita. Memang faktor di bukan satu-satunya faktor yang dominan dan menentukan kehidupan. Tetapi, dengan menerapkan prinsip feng shui secara benar dan tepat, kita sudah “menang” 1/3 (sepertiga) dari seluruh faktor-faktor yang mempengaruhi hidup.</p>
<p>Awalnya kita yang memilih dan menentukan dimana kita tinggal, selanjutnya tempat dimana kita tinggallah yang akan mempengaruhi dan menentukan bagaimana kualitas kehidupan kita.</p>
<p>Ren (manusia):</p>
<p>Faktor terakhir, yang juga tidak kalah penting, ialah faktor ren atau manusia. Faktor ini disebut sebagai faktor manusia karena memang merupakan semua yang menyangkut usaha dan hal yang kita lakukan sebagai manusia.</p>
<p>Untuk berprestasi dalam studi, kita harus tekun dan rajin belajar. Uang tidak akan “jatuh dari langit” tanpa kita bekerja dan mencari. Tubuh dan kesehatan yang prima mustahil diperoleh dengan pola hidup dan pola makan yang buruk.<br />
Agar mempunyai jaringan persahabatan yang luas, kita tentunya harus ramah, supel dan terbuka. Ingin agar dihormati orang, kita juga perlu bersikap sopan dan menghormati orang lain.</p>
<p>Intinya semua sikap, perilaku, tindakan, usaha kita sebagai manusia untuk memperbaiki dan memajukan kehidupan masuk dalam faktor ini. Termasuk pula apa dan bagaimana usaha kita untuk memperbaiki serta meningkatkan feng shui rumah dan atau kantor kita.<br />
Faktor ren (manusia) ini juga menentukan dan menguasai 1/3 (sepertiga) jalan kehidupan kita.</p>
<p>Jelas sudah, ketiga faktor alias “tiga mustika” dalam kehidupan sama vital dan sama menentukan. Dengan usaha yang ulet, serius dan maksimal serta dengan dibantu feng shui yang baik, dapat dipastikan kita sudah &#8220;menang&#8221; 2/3 (dua pertiga) dalam menjalani hidup.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/10/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Feng Shui – Apa Yang Lama Adalah Baru Lagi</title>
		<link>http://www.tridharma.org/11/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/11/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Oct 2007 13:52:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bina Umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Feng Shui – Apa Yang Lama Adalah Baru Lagi
Oleh: Suhana Lim
Ada pameo “There is nothing new under the sun” atau “Di dunia ini tidak ada yang baru.” Sepanjang sejarah kehidupan di dunia ini bukankah semuanya pernah terjadi. Pada masa dan setting yang berbeda sajalah yang membedakannya. Kehidupan manusia dengan segala suka duka, aneka pernak perniknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Feng Shui – Apa Yang Lama Adalah Baru Lagi</p>
<p>Oleh: Suhana Lim</p>
<p>Ada pameo “There is nothing new under the sun” atau “Di dunia ini tidak ada yang baru.” Sepanjang sejarah kehidupan di dunia ini bukankah semuanya pernah terjadi. Pada masa dan setting yang berbeda sajalah yang membedakannya. Kehidupan manusia dengan segala suka duka, aneka pernak perniknya masih kita alami di era digital ini, hal mana juga dirasakan oleh setiap generasi sejak berabad silam. Apa-apa yang lama menjadi baru lagi. Hal ini nyata sekali pada dunia fashion, musik dan film misalnya.</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<p>Sebagai suatu produk beberapa milenia silam, feng shui juga menjadi “baru” lagi. Dengan semakin canggihnya teknologi komunikasi, berbagai informasi menjadi begitu cepat dan mudah diakses termasuk informasi mengenai feng shui. Makin banyak orang yang mengerti dan menyadari bermanfaatnya ilmu feng shui dan mengaplikasikan dalam kehidupan mereka. Berbagai kalangan menerapkan feng shui dalam kehidupan mereka, termasuk orang-orang terkenal seperti Bill Clinton, Donald Trump, Tommy Hilfiger, Sir Richard Branson, George Clooney, Johnny Depp, Oprah Winfrey, Sarah Jessica-Parker Boy George, David Duchovny, Gillian Anderson, Cher, Brooke Shields, Madonna, Sharon Stone, Cybil Sheperd, Eric Clapton, Shirley MacLaine, Andie McDowell, Patricia Arquette, Fran Drescher, Rosanne, Susan Lucci, Mariah Carey, Ricky Martin, Courtney Cox, Lisa Kudrow, Kevin Spacey, Lily Tomlin, Julie Andrews, Ellen Degeneres &#038; Anne Heche.*</p>
<p>Perusahaan-perusahaan ternama seperti The Body Shop, British Airways, CBS TV Studios, Motorola, Panasonic, Hyatt Hotels, Kellog’s, Chase Manhattan Bank, Citi Bank, Bank of China, Morgan Stanley, Lehman Brothers, City of Manchester Stadium* adalah beberapa contoh dari organisasi yang menggunakan ilmu feng shui untuk membantu meningkatkan produktivitas dan keberhasilan mereka. Masih banyak lagi individu dan organisasi yang secara terbuka maupun tidak mengaplikasikan teknik feng shui.</p>
<p>Feng shui bukan produk baru yang sedang popular, feng shui sudah eksis sejak ribuan tahun. Sebagai suatu ilmu yang dapat membantu meningkatkan banyak aspek dalam kehidupan, jutaan orang diberbagai pelosok bumi sudah merasakannya. Jadi merupakan kekeliruan besar anggapan bahwa feng shui hanya sesuatu yang tidak berdasar dan irasional. Dalam bahasa yang sederhana, feng shui merupakan ilmu dan teknik yang mempelajari qi (energi), bagaimana qi (energi) bergerak di suatu lingkungan (alami maupun buatan), dan bagaimana qi (energi) mempengaruhi hidup dan kehidupan manusia di lingkungan tadi. Teknik dan kaidah dalam feng shui merupakan hasil analisa dan pengamatan mengenai lingkungan, manusia dan kehidupannya dari ribuan tahun lalu. Jadi feng shui muncul dan berkembang dari observasi bahwa kehidupan kita dipengaruhi (secara positif maupun negatif) oleh lingkungan. Ilmu feng shui merupakan kombinasi dari studi mengenai geologi, arsitektur, psikologi, musim dan cuaca, psikologi dan metafisika. Semua hal yang dipelajari dan dianalisa dalam ilmu feng shui berabad silam, hingga masa kini merupakan hal-hal yang masih revelan. Bukankah banyak kalangan yang prihatin dan makin sadar akan masalah lingkungan (pemanasan global, melebarnya lubang ozon, penebangan hutan, polusi, rumah ramah lingkungan dan lainnya) serta pengaruhnya terhadap kehidupan kita.</p>
<p>Jadi masuk diakal dan revelan ungkapan “What is Old, is New Again.” Ilmu dan teknik feng shui tetap dan sama bergunanya sejak milenia silam sampai era digital ini. Mempunyai pola pikir yang terbuka dan positif merupakan syarat awal dalam mengaplikasikan feng shui. Mengaplikasikan feng shui tidak akan membuat kita kehilangan apa-apa, malah sebaliknya akan banyak yang dapat kita raih dalam kehidupan.</p>
<p>*dikumpukan dari berbagai sumber.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/11/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pernikahan Massal Umat Tridharma Kecamatan Belinyu, Bangka</title>
		<link>http://www.tridharma.org/5/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/5/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2007 13:42:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bakti Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 62 tanggal 17 Agustus 2007, Dewan Pimpinan Wilayah Majelis Tridharma Indonesia Bangka-Belitung, mengadakan bakti sosial berupa Pernikahan Massal Umat Tridharma Kecamatan Belinyu, Bangka. Acara ini diadakan pada tanggal 15 Agustus 2007, dengan dihadiri oleh Bapak Bupati, Danramil, Kepala Kanwil Depag, anggota DPRD Bangka, Kepala Catatan Sipil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 62 tanggal 17 Agustus 2007, Dewan Pimpinan Wilayah Majelis Tridharma Indonesia Bangka-Belitung, mengadakan bakti sosial berupa Pernikahan Massal Umat Tridharma Kecamatan Belinyu, Bangka. Acara ini diadakan pada tanggal 15 Agustus 2007, dengan dihadiri oleh Bapak Bupati, Danramil, Kepala Kanwil Depag, anggota DPRD Bangka, Kepala Catatan Sipil dan pejabat teras lainnya.</p>
<p><span id="more-5"></span></p>
<p>Ketua MTI DPW Bangka -Belitung, Jauhari BSc mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan kemudahan dan pelayanan bagi umat Tridharma umumnya yang berada di Kecamatan Belinyu, Bangka. Upacara Pernikahan massal diadakan di Cetya Sinar Bhakti dan dipimpin oleh Tao Shi ( Pandita ) agama Tao, dengan rangkaian ritual yang sederhana namun khidmat. Jumlah pasangan yang dinikahkan sebanyak 62 pasangan.</p>
<p>Diharapkan dengan diadakannya acara tersebut, dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan legalitas perkawinan mereka dan kelak anak-2 mereka bisa mendapatkan akte kelahiran yang sah.</p>
<p>Menurut Bapak Bupati kegiatan semacam ini merupakan wujud nyata yang positif yang bisa diberikan bagi kepentingan masyarakat banyak, dan berharap kegiatan-kegiatan positip lainnya bisa terus dilaksanakan oleh umat Tridharma yang tergabung di Cetya Sinar Bhakti, Kecamatan Belinyu, Bangka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/5/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Merancang Masa Depan.</title>
		<link>http://www.tridharma.org/12/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/12/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jan 2007 13:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bina Umat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 30 Desember 2006, bertempat di Hotel Indra Puri, sebuah hotel berkelas di Bandar Lampung, Majelis Tridharma Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah Lampung, yang bekerja sama dengan Paguyuban Umat Tao Indonesia cabang Lampung, telah mengadakan seminar bagi umat Tao di Bandar Lampung dengan judul Merancang Masa Depan.
Pelaksanaan seminar ini dirancang oleh PaMor Plus ( Capability [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 30 Desember 2006, bertempat di Hotel Indra Puri, sebuah hotel berkelas di Bandar Lampung, Majelis Tridharma Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah Lampung, yang bekerja sama dengan Paguyuban Umat Tao Indonesia cabang Lampung, telah mengadakan seminar bagi umat Tao di Bandar Lampung dengan judul Merancang Masa Depan.</p>
<p>Pelaksanaan seminar ini dirancang oleh PaMor Plus ( Capability and Morality Plus ), sebuah badan yang mengkhususkan untuk peningkatan Sumber Daya Manusia yang menitik beratkan pada Kemampuan dan Moralitas.</p>
<p><span id="more-12"></span></p>
<p>Sebagai pembicara utama adalah Ir Pimpin Lika, beliau adalah salah satu penggagas berdirinya PaMor Plus, yang juga adalah Ketua Umum Majelis Tridharma Indonesia.</p>
<p>Seminar yang diadakan selama sekitar 6 jam itu, mampu menyedot perhatian dan konsentrasi penuh dari seluruh peserta yang berjumlah 46 orang.</p>
<p>Materi yang disampaikan meliputi work shop tentang bagaimana merancang masa depan, serta bagaimana mempersiapkan diri untuk agar memiliki keunggulan sebagai manusia sukses dan bermoral tinggi, serta kiat-kiat untuk bisa sukses dan berhasil mencapai apa yang menjadi tujuan hidup.</p>
<p>Sebagian besar peserta adalah muda-mudi dari umat Agama Tao di kota Bandar Lampung, namun beberapa peserta termasuk tidak muda lagi, bahkan ada yang sudah berumur 60 tahun.</p>
<p>Sampai acara berakhir, seluruh peserta masih menunjukkan semangat tinggi dan sebagian peserta menyatakan puas dan mendapatkan banyak dari seminar ini, serta berharap acara semacam ini bisa diadakan lebih sering lagi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/12/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bakti Sosial MTI DPW Jambi</title>
		<link>http://www.tridharma.org/6/</link>
		<comments>http://www.tridharma.org/6/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jan 2007 13:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mti</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bakti Sosial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tridharma.org/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 31 Desember 2006, Majelis Tridharma Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah Jambi, bertempat di Tempat Ibadah Tridharma Dewa Agung Jambi melaksanakan Bakti Sosial sehubungan dengan Hari Kurban bagi masyarakat sekitar Tempat Ibadah tersebut.

Pengurus MTI DPW Jambi telah membagi-bagikan daging bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dan peran serta umat Tao di Jambi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 31 Desember 2006, Majelis Tridharma Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah Jambi, bertempat di Tempat Ibadah Tridharma Dewa Agung Jambi melaksanakan Bakti Sosial sehubungan dengan Hari Kurban bagi masyarakat sekitar Tempat Ibadah tersebut.</p>
<p><span id="more-6"></span></p>
<p>Pengurus MTI DPW Jambi telah membagi-bagikan daging bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan.<br />
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dan peran serta umat Tao di Jambi bagi kepentingan masyarakat banyak.</p>
<p>Diharapkan kegiatan semacam ini bisa dilanjutkan sebagai kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat, juga untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama dan saling toleransi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tridharma.org/6/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
